Analisis Fundamental Pt Darya Varia Laboratoria Tbk Essay

824 WordsDec 23, 20134 Pages
Analisis Fundamental PT Darya Varia Laboratoria Tbk 1. Makro Ekonomi Perekonomian Indonesia pada tahun 2012 tumbuh sebesar sekitar 6,23 persen dibanding tahun 2011. Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan pada tahun 2012 mencapai Rp 2.618,1 triliun, sedangkan pada tahun 2010 dan 2011 masing-masing sebesar Rp2.463,2 triliun dan Rp2.313,8 triliun. Perekonomian Indonesia pada tahun 2012 tumbuh sebesar 6,23 persen dibanding tahun 2011, dimana semua sektor ekonomi mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Sektor Pengangkutan dan Komunikasi yang mencapai 9,98 persen, diikuti oleh Sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran 8,11 persen, Sektor Konstruksi 7,50 persen, Sektor Keuangan, Real Estat dan Jasa Perusahaan 7,15 persen, Sektor Listrik, Gas, dan Air Bersih 6,40 persen, Sektor Industri Pengolahan 5,73 persen, Sektor Jasa-Jasa 5,24 persen, Sektor Pertanian 3,97 persen, dan Sektor Pertambangan dan Penggalian 1,49 persen. Pertumbuhan PDB tanpa migas pada tahun 2012 mencapai 6,81 persen yang berarti lebih tinggi dari pertumbuhan PDB. Tingkat inflasi tahun 2012 adalah sebesar 4,3 persen. Angka ini lebih rendah dari yang ditargetkan pemerintah yaitu sebesar 5,4 persen. Tingkat inflasi berpengaruh negatif terhadap investasi. Hal ini disebabkan karena inflasi yang tinggi akan meningkatkan resiko proyek-proyek investasi dalam jangka panjang. Suku bunga mengalami perubahan dari tahun pertengahan tahun 2009 sebesar 6,75 persen menjadi 6,50 persen tahun 2010. Pada awal tahun 2011 naik menjadi 6,75 persen dan di akhir tahun menjadi 6 persen. Di awal tahun 2012 ini suku bunga menjadi 5,75 persen dan konstan sampai akhir tahun. Semakin rendah suku bunga, maka akan makin banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi. Selama tahun 2012 nilai tukar rupiah mengalami depresiasi walupun volatilitasnya dapat dijaga pada

More about Analisis Fundamental Pt Darya Varia Laboratoria Tbk Essay

Open Document